I’m Married at 2018

Assalamualaikum dear,

Udah lama banget ya nggak posting cerita lagi, sebenernya di 2018 ini udah pernah sekali posting cerita, tapi karena ada pembaca yang baper dan menimbulkan trouble, yaudah delete aja biar beres, dan ini cerita barunya ya. Chekidot.

Alhamdulillah bersyukur banget, Syawal 1439 H ini, saya akhirnya berstatus istri *Yeayyyyy…  berharap setelah ini akan mudah menjadi seorang ibu, doakan ya teman-teman. Di sini saya mau cerita suka dukanya mempersiapkan pernikahan, disini saya merasa sangat mudah pertolongan Allah untuk memudahkan hambanya yang mau menikah, semoga jadi inspirasi buat teman-teman yang khawatir soal rejeki menikah.

Juni 2017, si aa memberanikan diri mengutarakan isi hatinya, saat itu sih saya masih biasa aja, gak ada rasa apa-apa, tetapi feel nya dapet, berasa aja dalem hati ngomong “kayaknya nih orang cocok sama gue” and then, saya menerima sepotong hatinya untuk menemani sebagian hati saya yang sudah lama kosong. Guys, jadi saya sama si aa ini Cuma butuh waktu satu tahun untuk saling mengenal dan halal. Alhamdulillah gak sampai 5 tahun, soalnya ngeri juga saingan sama cicilan leasing 😀 😀

14 Januari 2018, Akhirnya pada tanggal ini, saya memberanikan diri membawa si aa kerumah, mengenalkan pada orang tua, saat itu rasanya harap-harap cemas, takut si aa tiba-tiba berubah sikap karena melihat keadaan keluarga saya yang ala kadarnya, apalagi rumah masih berantakan banget, pokoknya saya kasih info tentang kurangnya keluarga saya. Dan Alhamdulillah setelah selesai ketemu orang tua saya saat itu, saya langsung berbisik padanya, “gimana a, lanjut?” dan ”siap, lanjut”, jawabnya.”emang aa gak malu aku kaya gini”?tanyaku. ”ngapain malu de”, sahutnya.Dan, hatiku merasa tenang.

11 Maret 2018, si aa mulai memberanikan diri mengutarakan niatnya ke orang tua saya, mengenalkan pribadinya, menjelaskan keadaan orang tuanya, adiknya, dan keluarganya. Si aa adalah anak pertama dari dua bersaudara, ibunya meninggal tahun 2007 karena kanker payudara, ayahnya meninggal tahun 2010 karena serangan jantung. Dan Adiknya adalah seorang anak istimewa, berusia 20 tahun, keadaannya lumpuh. Sepeninggal orang tuanya, si aa tinggal bersama neneknya yang lumpuh, dan bibinya yang buta. Si aa dirumah ada pahlawan buat tiga orang keluarganya, Aa yang mengurusi mereka, mulai dari urusan makan, mandi, wudhu, dll. Itulah mengapa Aa gak bisa kerja di luar, Aa hanya bisa jualan di depan rumah. Hari itu, hati saya bergemuruh dan kacau, saya takut jika kenyataannya orang tua saya tidak menerima kedatangan dan maksudnya Aa ke rumah.

”Aa, aku mencintaimu, entah apa alasannya, tidak ada alasan yang kuat bagiku untuk mencintaimu dan menerima kekuranganmu, tapi, Aku menyukai kepribadianmu, dan tanggung jawabmu”

15 April 2018, saat itu saya sedang di sukabumi, sedang bermain dengan indahnya Pantai disana. Ada yang mengejutkan, ternyata si Aa dengan nekadnya datang lagi kerumah, mengutarakan kembali maksudnya, tidak sampai situ, si Aa juga meminta orang tua saya untuk dating kerumahnya, melihat keadaan keluarganya, katanya supaya tidak ada yang ditutup-tutupi, si Aa ingin orang tua saya juga mengenal keluarganya lebih jauh, Allah Maha Baik, keinginan si Aa pun dituruti oleh orang tua saya, saat itu juga orang tua saya langsung menuju ke rumah si Aa. Saat itu, Hati saya sangat kacau :D, saya sangat khawatir orang tua saya tidak mengindahkan keadaan keluarganya. Saat itu yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa lebih kencang dari biasanya,

16 April 2018, sepulang dari pantai, saya langsung dihampiri orang tua saya, diajukannya beberapa pertanyaan yang membuat saya hampir menangis ”Apa Kau yakin mau sama dia? Apa kau suka sama dia?”Tanya bapakku dengan logat sumateranya. Saat itu saya tidak bisa berkata apa-apa, saya hanya mendesir dalam hati, ”Jika ini baik bagimu ya Allah, Mudahkan jalannya”.

Inti dari pertemuan orang tua saya dengan keluarganya adalah orang tua saya setuju untuk melepaskan putrinya ke seorang laki-laki sederhana Alhamdulillah..

13 Mei 2018, Aa datang bersama rombongan keluarganya untuk melamar saya, layaknya orang pada umumnya, saya tidak menyangka Aa akan membawakan banyak buah dan lainnya. Karena fikir saya smua prosesnya akan biasa saja. Saat itu aa juga membawakan saya cincin, walau tidak seberapa, Aa bilang ini adalah tanda keseriusannya terhadap saya. Seusai lamaran, sudah dirundingkan dan di tetapkan bahwa Akad dan Walimah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 07 Juli 2018.

Soal biaya, saat itu saya bingung setengah mati, nggak punya tabungan sama sekali :D, saya berjanji bahwa ketika menikah orang tua saya jangan sampai mengeluarkan uang. Singkat cerita Alhamdulillah saya mendapat arisan di bulan mei sebesar 5 juta rupiah, bawaan dari si aa sebesar 15 juta rupiah. Alhamdulillah. Meski ada yang nyinyir tentang bawaan si aa, ”Emang cukup wil? Emang lu punya tabungan” dan saya jawab, saya percaya dan saya punya Allah untuk mencukupi saya.

Saat itu, yang saya rasakan pertolongan Allah sangat banyak, mulai dari undangan yang dapet murah dan bagus, Undangan saya itu dikasih harga 1300 sama bang Ajier temen kerja saya, normal harga undangan sekitar 2000an. Dan tenda pelaminan lengkap dengan rias, saya dapat harga 10 juta dari harga normal 15 juta. Kebetulan yang punya WO nya adalah tetangga si Aa dan sangat mengenal si Aa, , jadi dia memberikan diskonan yang cukup membantu saya dalam meminimalisis budget. Bisa cek IG nya @lindapurwanti . Dan saya juga dapet free henna dari temen kantor namanya ka Vera, bisa cek Ig nya @verahenna. Saya juga dapat potongan harga mengurus berkas nikah, dari harga normal 1.5 juta menjadi 1.2 juta.Saya juga mendapatkan free cetak nama-nama tamu undangan. Itu beberapa kemudahan yang saya dapatkan menuju pernikahan.

Terlebih pas hari H, banyak banget kemudahan yang saya dapatkan, mulai dari bantuan mamang saya“Luthfi Fauzi dan Istri” karena saya diberikan tempat sementara ”kamar pengantin” . karena saya sampai sebesar ini ngaak punya kamar sendiri :D. Semua mamang, bibi, keluarga kake nene dari cibinong pada bantu banyak banget. Sampe terharu, saya dari kecil disini diurusin, sampe mau nikah juga diurusin habis-habisan J

Jazakumullah Khairan Katsiiran, atas segala pertolonganMu ya Allah, kepada Bpk. Ramdani Bustami & Ibu Emang Maryati (kake nene saya), Seluruh mamang dan bibi saya, atas ketersediannya direpotkan oleh acara saya.Dan juga terimakasih kepada saudara juga tetangga yang membantu. Terimakasih pula kepada sahabat-sahabat saya, khususnya Salwa Umil Hana (mak comblang, bahasa kerennya Murobbi) yang udah jodoh-jodohin saya sama si aa sampai jodoh beneran :D. Makasih Dilla Destriani, si cantik yang bener-bener udah repot banget bantuin di sini dari pagi sampai tamu abis. :D. dan teman-teman yang lain yang gak bisa saya sebutkan satu-persatu.

Terimakasih juga untuk guru saya ust Ahmad Imron dan Umi Idah, atas do’a-do’a yang kalian tujukan untuk kelancaran acara saya, dan terimakasih atas semua yang berpatisipasi, saya nggak bisa sebutkan satu persatu, tapi saya yakin Allah yang akan membalas kebaikan kalian semua.

Kepada teman-teman, saya mohon doanya agar saya segera diberikan amanah dede bayi yang sehat, normal, sholih dan sholihah. Dan rejeki Aa diberkan keberkahan. Semoga doa-doanya kembali kepada kalian semua.

Akhiru kata, jodoh itu saling menyempurnakan, tidak ada yang sempurna, yang kaya bisa jatuh, yang jatuh bisa bangkit. Tidak ada jaminan yang banyak harta dan mapan hidup akan tenang. Temuilah pasangan yang baik, yang menghormati wanita.Semoga yang belum menikah, Allah mudahkan jalannya untuk segera Menikah.

”Aku tidak dapat menemukan kata-kata untuk mengungkapkan rasa bahagia di dada, hanya Allah yang mengetahuinya.”

_Im Halal with Okna Eka Suryo Wiranda_

”Baarakallahulakuma, Wabarakaa ‘alaikuma, Wajamma Bainakuma Fii Khair”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s