Two Month Again… *Senang

Two Month Again... *Senang

Hei sobat 😀 .. kira-kira dua bulanan lagi kita akan memasuki Bulan yang setiap bulan dirindukan orang-orang shalih, yang hari-harinya penuh keutamaan, jam-jamnya penuh berkah, setiap detik, menit, waktunya bergelimang pahala jika diisi dengan yang bermanfaatm yaaaa dia adalah ‘Ramadhan’ hiks begitu terhenyuh hati mendengar nama bulan ini, begitu rindu dipelupuk mata, begitu rindu dalam hati, ingin rasanya esok sudah sampai menggenggam haru bersamanya, melewati hari-hari penuh berkah dengan Ramadhan, sampai harus tersesak jika waktunya memasuki bulan Syawal.. Fyuhhhh…

Sobat, kalau Ramadhan amalan apa yang kalian tingkatkan ?? harus ada yah, jangan sampai gak ada, karena rugi 😛 , dibulan Ramadhan kan pahala jadi 2 kali lipat dari bulan biasa, rasanya pun sangat rugi karena dia datang hanya 1 kali dalam 1 tahun, hmmm… kalau saya, lebih ditingkatkan lagi tadarusnya, yang tahun-tahun sebelumnya gak khatam, jadi khatam… nah kata ade dirumah saya typical orang yang suka ngomel, whehehe 😀 , dibulan Ramadhan tentu amarah lebih terjaga, kalau udah mau ngomel, langsung inget, Astaghfirulloh saya sedang puasa, masa iya harus marah-marah 😛

hmm.. walau kira-kira 2 bulan lagi Dia menyapa kita, sebaiknya udah dipersiapin nih jadwal amalan-amalan yang harus ditingkatkan, atau mulai persiapkan diri, sucikan diri, bersihkan hati, oh iya, buat yang gak biasa puasa, yuk dari sekarang latih dengan puasa senin-kamis, atau puasa-puasa lain, biar Ramadhan datang nanti kita sudah strong, hihihi 😛 , kuat dan berstamina.. Weleeeehhhh 😀

Mengenai tarhib Ramadhan, atau biasa disebut ‘menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan’ didaerah kalian melakukan apa?? disini saya tahun lalu mengadakan pawai dengan Anak-anak TPA keliling perumahan, sebelumnya saya dan kawan-kawan lain membuat bunga dakwah untuk kemudian disebarkan ke para tetangga, Subhanallahnya, meraka (anak-anak TPA) begitu antusias melakukannya, ada yang sudah berkumpul sebelum panitia datang 😛 (emang dasar panitianya ngarett yaa, Ahaha) , pakaiannya pun seragam.

Pada saat Pawai menyambut Ramadhan, saya kebagian tugas yang agak menjengkelkan, apa itu.. jeng jeng jeng… ‘jaga masjid dan nyiapin hidangan buat para panitia -_- ‘ hadehh.. bukan menjengkelkan sih, tapi dari rumah saya sudah niat ingin menuntun anak-anak TPA itu membagikan bunga dakwah yang telah dibuat, tapi bagaimanapun saya tetap merasa senang, setidaknya sudah sukses meramaikan acara tarhib Ramadhan ini, membayangkan anak-anak TPA itu membagikan bunga dakwah dengan tangan mungilnya ke para tetangga komplek sudah sangat istimewa, terlebih diiringi dengan marawis, kerlap kerlip cahaya lampion berlahfazkan Allah, Subhanallah ingin rasanya mengulang lagi ditahun ini. rasanya rindu setengah mati 🙂

Sobat, Yuk kita persiapkan diri kita untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, 🙂
Ramadhan…. I Miss You…

Dan Lelah Pun…

Dan Lelah Pun...

Sering kali kita berjanji untuk tetap menjadi seseorang yang baik, tapi sesering kita berjanji, sesering juga kita lupa, karena semua pasti ada ujiannya, baik yang biasa2 saja, maupun sampai yang tingkatnya dahsyat luar biasa, dari sisi itulah akan terlihat, sejatikah kita berbuat baik? ditengah gemerlap orang-orang yang penuh curiga, kebaikan kita dianggap kecurangan, kebaikan kita disalah artikan, sebaiknya apa yang kita lakukan supaya tak larut dalam perasaan yang menyedihkan ?

Begini, sebenarnya berbuat baik itu harus ada tujuannya, apakah? karena Allah kah, karena kewajiban sbg hambaNya kah? jika ia, nah maka dia akan bahagia, namun jika tujuannya, niatnya hanya karena ingin dipandang baik, hanya ingin dianggap, maka dia akan kecewa, kutipan dari bicaranya Aa gym sudah cukup jelas dan saya rasakan, begini kira-kira “Semakin ingin dipuji, dihargai, semakin resah hati dan semakin mudah sakit hati”.. sebaiknya berbuat baik diniatkan karena Allah, karena cintaNya pada kita begitu baik, sehingga kita hanya pantas menjadi manusia yang baik.

Baik terhadap sesama, tetapi sering dibuat kecewa, kenapa? haha.. ini sering saya rasakan, begini pandangan saya, karena kebaikan kita juga ingin dibalas dengan kebaikan ‘itulah yang ada difikiran kita’ sehingga saat orang lain mengecewakan kita, kita akan begitu sakit, karena merasa tidak terbalas kebaikan kita, nah berbuat baiklah tanpa berharap balasan, biar saja Allah yang balas, itu akan lebih terasa, Allah yang lebih tahu, tenang saja, sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, niscaya akan melihat balasannya. silahkan cek QS Al Dzalzalah ayat 7.

Jika kita berbuat baik pada orang ini, dan balasnya kecewa, mungkin saja Allah memberi balasannya lewat hambaNya yang lain, percayalah, kebaikan tiada yang sia-sia, meski sering kali kita lelah menjadi orang baik, karena orang baik selalu saja diam ketika dihimpit dahsyat oleh kedzholiman, tapi Akhirnya selalu saja baik buat kita, resapi keajaibannya 🙂

Jangan pernah mengeluh untuk menebar kebaikan, sekalipun kecewa yang kita dapatkan, dunia ini luas, kita bisa mendapatkan kebaikan dari yang lain dimana saja, dan Allah yang pantas memilihkannya untuk kita.

Tetap semangat wilah,, 🙂

Kini T_T

Kini T_T

Assalamualaikum..

Hmm kangen.. akhirnya nulis lagi setelah beberapa minggu ini gak nulis, meski tulisannya gak jelas, ya lumayan lah, karena kalo kelamaan gak nulis, oak jadi mandek, pikiran jadi butek,. heheheh :p

hari ini, lagi galau pake banget, bukan karena cowok lho ya *ehh.. sobat.. sering kali kita harus begitu ikhlas jika kita mulai sedikit kehilangan permata yang begitu berharga.. hari ini saya mulai menyadari betapa saya begitu kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup ini, apa itu? dia adalah sikembar pelengkap dunia, dia berwarna, menghias kemergelapan dunia, mata ini begitu berharga…

Meski hanya minus sedikit saja, tapi sangat terasa, kadang harus merasa kesal jika saya tidak dapat membaca tulisan disana, kenapa saya tidak bisa membacanya? padahal teman yang lain membacanya, hiks sedih sekali.

Faktor-faktor yang mungkin menyebabkan mata menjadi minus adalah karena saya seorang byker, jalur cibinong-parung menyebabkan banyak sekali debu yang masuk pada mata, maklum saya paling malas untuk menggunakan kaca mata terlabih pada saat berkendara, nah yang kedua, saya bekerja didepan layar monitor sudah hampir 2 tahun.. weleeeehhh mungkin ini faktor utama penyebab mata minus, nah faktor yang lain mungkin saja karena ketergantungan saya bermain HP sambil tiduran, ini juga faktor penyebab mata minus. Ya Allah baru saja umurku 20 tahun, tp harus merasakan mata minus, walaupun baru sedikit.

Sobat, kali ini saya berjanji akan membersihkan mata dengan sirih secara rutin, minum wortel paling tidak seminggu 2 kali, supaya meminimalisir bertambahnya minus, atau syuku2 minus jadi menghilang, jadi normal seperti sebelumnya.. Aamiin..

Disini siapa yang matanya minus? yuk kita bebenah diri, semoga kita selalu tetap terjaga dengan pemberian Allah yang begitu berharga, yakni dua pasang mata..

Sekian